Para aktifis dakwah dan puluhan tokoh perwakilan ormas islam menggelar pertemuan di Mesjid An-Nur Cirebon, Jumat (5/1).

CIREBONBAGUS.COM- Mencermati dinamika politik menjelang pilwalkot Cirebon yang kian dinamis, para aktifis dakwah dan puluhan tokoh perwakilan ormas islam menggelar pertemuan di Mesjid An-Nur Cirebon, Jumat (5/1). Pertemuan ini digelar untuk memberikan dukungan moril kepada Kang Dede Muharam atau lebih akrab disapa KDM, setelah muncul wacana paket Brigjen Siswandi – H. Karso yang berpeluang di usung oleh Partai Koalisi Ummat.

Turut hadir Ustadz Andi Mulya (Al-Manar), Ustadz Uzroni (Hidayatullah), Ustadz Taufik (Ponpes Manarusalam), Ustadz Said Baumar (Dewan Da`wah), Ustadz Arif Hamzah (Griya Peduli Ummat) Abah H.Yusuf (Persis), Ustadz Budhi Virmansyah  (MMI), Ustadz Mudhofar (KS 212, Roni Iryadi (akademisis),  H.Sofyan (KBPII),Habib Hamid (Ponpes Jagasatru), Dr. Asad (Ketua KAHMI Kota Cirebon) serta beberapa tokoh lain yang memberikan pandangan terkait dengan perkembangan terakhir.

“Selain itu juga dibahas opsi lain ketika KDM tidak mendapat rekom, diantaranya yang pertama adalah memilih Golput, dan yang kedua tetap memilih pasangan calon yang bisa mengakomodir kepentingan ummat. Atau yang ketiga sesuai dengan kaidah ushul fiqih memilih pasangan yang memiliki madhorotnya paling sedikit, tetapi pada prinsipnya kami tetap solid mendukung Kang Dede MUharam (KDM) dan berharap amanah itu jatuh kepada KDM,” ungkap ujar Ustadz Budhi Virmansyah.

Sementara itu salah satu tokoh, Said Baumar mengatakan tetap berharap para elite partai koalisi ummat tidak salah dalam memilih figure, selain memiliki popularitas, dan elektabilitasnya cukup baik. “Pertimbangan berikutnya adalah track record nya dimasa lalu dan resistensi yang ditimbulkan dari paket yang diusulkan,” tandasnya.

Kehadiran koalisi ummat ini tentu menjadi harapan banyak pihak, maka kewajiban kami sebagai sesama muslim adalah saling mengingatkan, memberikan masukan- masukan positif demi kemaslahatan ummat agar para elite partai koalisi ummat berhati-hati dalam memutuskan. “Jangan sampai ikhtiar yang  telah dilakukan ini menjadi unklimaks dan kita kembali menyesal untuk 5 tahun berikutnya,” pungkas Ustadz Uzroni yang mewaliki Hidayatullah. (Ril/CB01)

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here