Direktur Cirebon Power, Teguh Haryono (ketiga dari kiri) dan Dirpolairud Polda Jabar, Kombes Pol Suwarto berfoto dengan nelayan usai memberikan asuransi kecelakaan, Selasa (5/12).

CIREBONBAGUS.COM- Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jabar bekerjasama dengan PT. Cirebon Power memberikan asuransi bagi 3000 nelayan. Pemberian asuransi dilakukan dalam rangka peringatan HUT Polairud Polda Jabar ke 67.

Dalam peringatan tersebut, Polairud Polda Jabar juga memberikan beasiswa dan santunan bagi putra/putrid Anggota Polairud Polda Jabar. Selain itu juga diberikan penghargaan bagi ulama yang  banyak membantu tugas Polri, KH Drs. Oesama Mansyur dan tokoh nelayan, Wahyudi.

“Pemberian asuransi diharapkan dapat membantu masyarakat terutama nelayan. Nelayan selama ini bersinergi dengan jajaran Polairud,” ungkap Kapolda Jabar, Irjen. Pol. Agung Budi Maryoto didampingi Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Yusri Yunus, Selasa (5/12).

Agung menambahkan pihaknya berharap dengan kegiatan pembagian asuransi juga akan terjalin hubungan yang baik dari jajaran Polairud dan masyarakat sekitar terutama nelayan. Diharapkan perhatian jajaran Polda Jabar akan berkembangn dengan berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Kami harapkan semua jajaran di tingkat Polda Jabar turut serta memberikan perhatian kepada masyarakat melalui kegiatan social dan lainnya,” tandasnya.

Sebelumnya Ditpolairud Polda Jawa Barat menggelar simulasi pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di kawasan jetty pembangkit listrik Cirebon Power , Kabupaten Cirebon dipimpin langsung Kapolda Jawa Barat, Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto, Selasa (5/12/2017).

Dalam simulasi ini, kelompok massa juga menganggu proses trasnportasi kotak suara, hingga akhirnya 2 unit kotak suara dibuang ke laut. Namun kesigapan personel Ditpolair Polda Jawa Barat berhasil mengamankan situasi.

Selain itu, Ditpolairud Polda Jawa Barat pun berhasil menyelamatkan korban, dan juga mengevakuasi kotak suara yang sempat tenggelam.

Simulasi ditutup aksi sailing pass armada Pol Airud yang berjumlah 6 unit kapal dan speed boat, beserta personel bersenjata lengkap yang berpatroli di sekitar perairan jetty pembangkit listrik bersama juga satu unit kapal nelayan.

Sementara salah seorang nelayan, Muksin mengaku senang dirinya mendapat asuransi gratis dari kepolisian. Dia selama ini khawatir jika sedang melaut apalagi pada musim ombak tinggi seperti sekarang ini.

“Jika melaut kami tentu selalu khawatir jika terjadi kecelakaan. Nanti keluarga harus makan apa? Tapi sekarang agak tenang. Walaupun tentunya saya tidak mau celaka,” kata Muksin. (CB01)

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here