Sejumlah pelajar tampak mengejar siswa lain pada tawuran tersebut, Senin (13/6).

CIREBON- Sejumlah warga yang geram melihat aksi tawuran antar pelajar di jalan Brigjen Dharsono dan Perjuangan, Senin (13/6)sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka mengejar pelajar yang sedang tawuran agar berhenti.

“Saya kejar agar mereka berhenti tawuran. Mereka tidak menghormati orang sedang puasa,” ungkap salah satu petugas keamanan Kantor Bappeda Kota Cirebon, Yadi.

Yadi dan warga lain mengaku geram dengan aksi para pelajar tersebut. Mereka sempat mengejar para pelajar hingga masuk ke jalan belakang kantor Bappeda.

Sebelumnya akis tawuran antar pelajar terjadi. Berbekal sejumlah alat seperti gir sepeda motor, botol kratingdaeng dan batu sejumlah pelajar mengejar siswa lain yang mengendarai truk. Aksi kejar-kejaran sempat terlihat antara pelajar yang di sekitar jalan Perjuangan dengan pelajar lainnya.

Aksi kejar-kejaran tersebut membuat para pengendara khawatir karena sempat ke tengah jalan. Apalagi pelajar terus berteriak agar menyerbu sejumlah siswa lain. Sejumlah warga melihat aksi tersebut dan berusaha menghalau aksi tawuran. (CB01)

 

 

comments

1 KOMENTAR

  1. Itulah Generasi Pelanjut PKI !

    Sistem Pendidikan kita “dipaksa” membebek barat,agar moral bangsa hancur dan jauh dari ajaran Agama, yg pada Akhir nya Komunis yg ambil untung.

    Apalagi masyarakat Cirebon yg mayoritas Miskin dan jauh dari Ajaran Islam,sebab kebanyakan masyarakatnya penganut ritual animisme _penyembah kuburan yg memakai mantra2 berbahasa Arab/ seolah-olah Islam padahal bukan..
    Jadi wajarlah jika tawuran ,kriminalitas dan Prostitusi berkembang subur di Cirebon ini.
    Bahkan ada budaya baru di kalangan kaum wanita nya,terutama para janda muda cirebon,mereka bangga jika bisa selingkuh dgn banyak Pria.

    *seperti nya agak sulit utk menemukan hal-hal positif di daerah yg bernama cirebon ini,.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here